Honda Fatmawati

Jl. RS Fatmawati no 21 Jakarta Selatan Depan Lotte Mart Samping McD, 0856-8827-388, (WA). 0856-8827-388, BB : D97F126D

Menu

Kenali 2 Gejala “Tidur” yang Tak Disadari Saat Mengemudi

Rabu, Agustus 9th 2017.

Kenali 2 Gejala “Tidur” yang Tak Disadari Saat Mengemudi

Mengemudi berjam-jam dalam menempuh ratusan kilometer ke kampung halaman tentunya membutuhkan konsentrasi dan tenaga yang ekstra. Celakanya kemampuan mengemudi ada batasnya.

Namun Anda minimal mengetahui tanda-tanda kelelahan agar bisa segera menepi ke rest area. Karena ada dua gejala yang harus dihindari ketika mengemudi, yakni micro sleep dan Automatic Behaviour Syndrome (ABS).

“Orang yang segar bugar pun bisa mengalami micro sleep. Ini adalah gejala tak sadarnya otak (seperti tidur) dan blank sepersekian detik. Biasanya awalnya seperti melamun sambil mengemudi,” buka Jusri Pulubuhu, Instruktur Senior Safety Driving – Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat berbincang dengan OtoDriver via telepon (22/6).

 

Menurutnya, micro sleep terjadi ketika seorang pengemudi menjalani dan melintasi jalanan yang sama setiap hari dan kondisinya cenderung lengang. “Untuk menghindarinya, buat pikiran Anda terus bekerja. Analisa dan pahami apa yang Anda lihat di jalan, jangan sekedar dilihat. Misalnya, ada orang naik motor – dia motornya apa, mau belok ke mana, berboncengan berapa orang, dan sebagainya,” papar Jusri.

Menurutnya, orang yang kualitas tidurnya baik dan tak punya tingkat stress tinggi pun bisa mengalami micro sleep. Karena, masih kata Jusri, kebiasaan mengemudi yang berulang ulang dengan rute yang sama dan kondisi lengang membuat otak terlalu rileks.

Lain lagi dengan gejala ABS yang murni karena efek kelelahan alias fatigue. “Ini akibat dari mengemudi berjam-jam tanpa istirahat. Cara satu-satunya adalah dengan istirahat. Bisa saja saat mengemudi nagntuk berat dan tanpa sadar mata tertutup sekian detik,” lanjut pria yang hobi otomotif sejak kecil ini.

 

Baik microsleep dan ABS, keduanya adalah gejala biologis yang normal. Tapi jika dibiarkan tentunya bisa sangat berbahaya. Maka minimal beristirahatlah setelah 3 jam mengemudi. Dan jika ada pengemudi cadangan, gunakan waktu saat jadi penumpang untuk tidur, agar ketika kembali mengemudi mendapat tenaga yang cukup.

SUMBER : http://otodriver.com/

INFO PROMO DAN PEMESANAN HUBUNGI :
MALA AZHARI
HP : 0856-8827-388
WA : 0856-8827-388
BBM : D97F126D

Mobil Terbaru

Ready Stock

Related Article Kenali 2 Gejala “Tidur” yang Tak Disadari Saat Mengemudi

Sabtu 28 Januari 2017 | Berita Honda

 Intip Jelas Interior Honda WR-V , Siap Rilis Maret 2017? Gelombang mobil kelas SUV dan crossover yang membanjiri pasar otomotif dunia nampaknya belum akan berakhir,…

Selasa 6 Juni 2017 | Berita Honda

 BR-V dan Rush Cuma Beda Tipis Minat publik Indonesia terhadap SUV murah disebut-sebut pada awal tahun ini membeludak karena kebanyakan dari mereka adalah konsumen pindahan…

Senin 19 Juni 2017 | Berita Honda

Civic Turbo Sikat Nyaris Tiga Perempat Pasar Sedan All New Civic Turbo menjadi market leader di segmen small sedan dengan membukukan penjualan total sepanjang Januari-Mei…